Sabtu, 23 Januari 2016



PERAN DATABASE DAN DBMS DALAM MEMECAHKAN MASALAH DALAM PSIKOLOGI
A.    Data Base

1.      Pengertian Data
Elemen Data (data element) adalah unit data terkecil, tidak dapat dibagi lagi menjadi unit-unit yang berarti. Dalam catatan gaji, elemen data berupa nama, nomor jaminan sosial, upah perjam dan jumlah tanggungan.
Record terdiri dari semua elemen data yang berhubungan dengan suatu objek atau kegiatan tertentu. Misalnya, ada catatan yang menjelaskan tiap jenis persediaan dan penjualan.
 File adalah kumpulan data record yang berhubungan dengan suatu subjek  tertentu. Misalnya, file pesanan pembelian terbuka menjelaskan pesanan pembelian yang telah dipesan kepemasok namun belum diterima.
Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut “informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.”

Pemrosesan data terbagi menjadi :
a.       Pengolahan Batch
           Pengolahan batch mencakup pengumpulan semua transaksi dan pemrosesan sekaligus, dalam batch. Yang menentukan jenis pemrosesan adalah jenis aplikasi perusahaan. Jika pemrosesan tidak perlu dilakukan ketika terjadi transaksi, pengolahan batch dapat digunakan. Sistem gaji adalah contoh aplikasi pengolahan batch. Kelemahan utama pengolahan batch adalah kenyataan bahwa file baru menjadi mutakhir setelah dilakukan siklus harian. Ini berarti manajemen tidak selalu memiliki informasi paling mutakhir yang menggambarkan sistem fisik.
b.      Pengolahan Online
               Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi satu persatu, kadang pada saat transaksi itu terjadi transaksi lain. Karena pengolahan online berorientasi transaksi, istilah pemrosesan transaski sering digunakan. Pengolahan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan jaman. Terobosan teknologi yang memungkinkan pengolahan online adalah penyimpanan piringan magnetik.
c.        Sistem Realtime
               Istilah realtime sering digunakan berhubungan dengan sistem komputer. Sistem realtime adalah suatu sistem yang mengendalikan sistem fisik. Sistem ini mengharuskan komputer merespon dengan cepat pada status sistem fisik.
           Penyimpanan data komputer, berasal dari bahasa Inggris "computer data storage " sering disebut sebagai memori komputer, merujuk kepada komponen komputer, perangkat komputer, dan media perekaman yang mempertahankan data digital yang digunakan untuk beberapa interval waktu.

2.      Pengertian Database
Gordon C. E (dalam, Santoso & Susanto, 2000) menjelaskan bahwa database adalah koleksi atau kumpulan data yang mekanis, terbagi/shared, terdefinisi secara formal dan dikontrol terpusat pada organisasi. Sedangkan  menurut C.J. Date (dalam, Santoso & Susanto, 2000) menyatakan bahwa database adalah koleksi “data operasional” yang tersimpan dan dipakai oleh sistem aplikasi dari suatu organisasi.
Fabbri (dalam, Santoso & Susanto, 2000) menyatakan bahwa database adalah sebuah sistem file-file yang terintegrasi yang mempunyai minimal primary key untuk pengulangan data. Sedangkan menurut Attre (dalam, Santoso & Susanto, 2000) menjelaskan bahwa database adalah koleksi data-data yang saling berhubungan mengenai suatu organisasi/enterprise dengan macam-macam pemakaiannya. Jadi, Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna. 
Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali untuk kegunaan tertentu. Integrasi lagis dari record-record dalam banyak file ini disebut konsep database yang bertujuan untuk meminimumkan pengulangan data (duplikasi data artinya data yang sama disimpan dalam beberapa file) dan mencapai independensi data (kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data), database juga merupakan suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan cara yang memudahkan pengambilan kembali. DASD (medium file master yang baik) harus digunakan. Tujuan utama dari konsep database adalah meminimumkan pengulangan data dan mencapai independensi.

3.      Konsep Dasar Database
Konsep dasar dari database adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah database memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan objek yang diwakili suatu database, dan hubungan di antara objek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur database, ini dikenal sebagai database model atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah yaitu mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Bila terdapat file yang tidak dapat dipadukan atau dihubungkan dengan file yang lainnya, berarti file tersebut bukanlah kelompok dari satu database, melainkan membentuk satu database sendiri.Database juga merupakan landasan bagi pembuatan dan pengembangan program aplikasi. Oleh sebab itu, database harus dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan program lebih mudah dan cepat.
Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi para pemakai. Penerapan database dalam sistem informasi disebut dengan database system. Sistem database adalah suatu sistem informasi yang mengintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Databse terdiri dari data yang akan digunakan atau diperuntukkan terhadap banyak user, dari masing-masing user akan menggunakan data tersebut sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Adapun hierarki data adalah:
a.       Database adalah kumpulan dari beberapa file atau tabel yang saling berhubungan antara file yang satu dengan yang lainnya.
b.      File adalah kumpulan dari record yang saling berkaitan dan memiliki format field yang sama dan sejenis.
c.        Record adalah kumpulan dari field yang menggambarkan satu unit data individu tertentu.
d.      Field adalah suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari sebuah field.
e.       Byte adalah atribut dari field yang berupa karakter yang membentuk nilai dari sebuah field.
f.        Bit adalah bagian terkecil dari data secara keseluruhan, yaitu berupa karakter ASCII nol atau satu yang merupakan komponen byte.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYXHHKEC0Xtsn4akvxf6b0qJ58Ku6RmBYBppUnLTmE-ljeSD8Ow4FeSitZ4Fni_SpHUEpsJQSwajwdPgfvrkGhyStI_IkUfyAfl6ZaDm11eAfx1hJyr5XhD4XELQCmcnQf5AtapXKkbocJ/s1600/bagan.bmp

4.      Tipe Database
Terdapat 12 tipe database, antara lain:
a.       Operational database:
Database ini menyimpan data rinci yang diperlukan untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Mereka juga disebut subject area database (SADB), transaksi database, dan produksi database. Contoh: database pelanggan, database pribadi, database inventaris, akuntansi database.
b.      Analytical database:
Database ini menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional yang dipilih dan eksternal database. Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya. Beberapa orang menyebut analitis multidimensi database sebagai database, manajemen database, atau informasi database.
c.       Data warehouse
Sebuah data warehouse menyimpan data dari saat ini dan tahun-tahun sebelumnya. Data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi.
d.      Distributed database:
Ini adalah database-kelompok kerja lokal dan departemen di kantor regional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan lokasi kerja lainnya. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database, serta data yang dihasilkan dan digunakan hanya pada pengguna situs sendiri.
e.       End-user database:
 Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan oleh end-user di workstation mereka. Contoh dari ini adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.
f.       External database:
Database ini menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi online, tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.
g.      Hypermedia databases on the web:
Ini adalah kumpulan dari halaman-halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web. Mereka terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks, grafik, gambar foto, klip video, audio dll.
h.      Navigational database:
 Dalam navigasi database, queries menemukan benda terutama dengan mengikuti referensi dari objek lain.
i.        In-memory databases:
Database di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer. Ini berbeda dengan sistem manajemen database yang menggunakan disk berbasis mekanisme penyimpanan. Database memori utama lebih cepat daripada dioptimalkan disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi.
j.        Document-oriented databases:
Merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak menyimpan data dalam tabel dengan ukuran seragam kolom untuk setiap record. Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.
k.      Real-time databases Real-time:
Database adalah sistem pengolahan dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus-menerus. Ini berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus- menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu. Sebagai contoh, pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis. Real-time processing berarti bahwa transaksi diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan bertindak segera. Real-time database yang berguna untuk akuntansi, perbankan, hukum, catatan medis, multi-media, kontrol proses, sistem reservasi, dan analisis data ilmiah.
l.        Relational Database:
Database yang paling umum digunakan saat ini. Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari.

5.      Tujuan Database
      Setiap manajemen dalam merancang dan menyusun database harus mempunyai tujuan, yaitu:
a.       Membuat agar user mudah mendapatkan data
b.      Menyediakan tempat penyimpanan data yang relevan
c.       Menghapus data yang berlebihan
d.      Melindungi data dari kerusakan fisik
e.       Memungkinkan perkembangan lebih lanjut di dalam sistem database.

6.      Manfaat Database
a.       Sebagai komponen utama dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
b.      Menentukan kualitas informasi, yaitu cepat, akurat dan relevan
c.        Mengatasi kerangkapan data
d.      Menghindari terjadinya inkonsistensi data
e.       Mengatasi kesulitan dalam mengakses data
f.       Menyusun format yang standar dari sebuah data
g.      Penggunaan oleh banyak pemakai
h.      Melakukan perlindungan den pengamatan data

7.      Ciri-Ciri Database
Adapun ciri-ciri database adalah:
a.       Sistem yang dapat menyimpan data ke dalam floppy disk atau harddisk
b.      Sistem yang menganut pengolahan data untuk ditambah, diubah, atau dihapus dengan mudah dan terkontrol.
c.       Data terpisah dari program.

8.      Keuntungan Database
Adapun keuntungan database terhadap sistem pemrosesan adalah:
a.       Kemubajiran data terkurangi
b.      ntegritas data dapat selalu terjaga.
c.       Berbagai data dapat selalu dilakukan oleh setiap user.
d.      Penggunaan data lebih mudah.
e.       Konsistensi data dapat selalu terjaga.

B.     Database Management System, (DBMS)

1.      Definisi Database Management System, (DBMS)
Database adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).
Sistem manajemen basis data (Bahasa Inggris: database management system, DBMS), atau kadang disingkat SMBD, adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Secara umum DBMS diartikan sebagai suatu program komputer ang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperoleh data / informasi dengan praktis dan efisien.
DBMS diartikan sebagai suatu program komputer ang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperoleh data / informasi dengan praktis dan efisien.

2.      DBMS dan Keuntungannya
Secara umum DBMS diartikan sebagai suatu program komputer yang digunakan untuk memasukan, mengubah, menghapus, memanipulasi, dan memperoleh data / informasi dengan praktis dan efisien.
Keunggulan DBMS :
a.        Kepraktisan.
b.      Kecepatan.
c.       Mengurangi kejemuan.
d.      Kekinian.
Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi empat macam :
a.       Perangkat keras.
b.      Data, Data dalam basis data mempunyai sifat terpadu (integrated) dan berbagi (shared).
c.       Perangkat Lunak.
d.      Pengguna.

3.      Keunggulan DBMS :
a.      Mengurangi pengulangan data.
b.      Mencapai independensi data.
Spesifikasi data disimpan dalam tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa mempengaruhi program yang mengakses data
c.       Mengintegrasikan data dari beberapa file.
Saat file dibentuk sehingga menyediakan kaitan logis, organisasi fisik tidak lagi menjadi kendala.
d.      Mengambil data dan informasi secara cepat.
Hubungan logis query language memungkinkan pemakai mengambil data dalam hitungan detik atau menit.
e.       Meningkatkan keamanan.
 Baik DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sandi, direktori pemakai, dan bahasa sandi.

4.      Kelemahan DBMS
a.       Memperoleh perangkat lunak yang mahal.
b.      Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar.
c.       Memperkerjakan dan mempertahankan staf DBA.
d.      Peranan database dan DBMS dalam memecahkan masalah

C.    Peranan database dan DBMS dalam memecahkan masalah dalam Psikologi

Peranan DATABASE :
Menentukan kebutuhan data dengan mengikuti pendekatan berorientasi masalah atau pendekatan model perusahaan.
Peranan DBMS :
a.       Data yang berulang dalam bentuk multifile duplikat maupun data duplikat dalam satu file.
b.      Data dan program menyatu.
c.       Kebutuhan untuk mengintegrasikan data dari file-file.
d.      Kebutuhan untuk memperoleh data secara cepat.
e.       Kebutuhan untuk membuat data dengan aman.

Database tidak harus berupa sekumpulan data yang sangat banyak dan kompleks, namun bisa terdiri dari puluhan data saja. Pada beberapa database sederhana, sebuah software word processing (Word)  bisa digunakan untuk menampung dan mengorganisir data tersebut. Atau jika database terdiri dari data yang bersifat angka dan diperlukan perhitungan lanjutan, pengolahan bisa dilakukan dengan software spreadsheet (Excel). Pada prinsipnya software seperti Word ataupun Excel bisa berfungsi seperti layaknya sebuah database yang representatif.

Manfaat dalam Psikologi
Dalam bidang psikologi, khususnya pada bidang Psikologi Industri dan Organisasi penggunaan database sangatlah dibutuhkan agar dapat memudahkan pihak HRD untuk melihat atau mengecek data-data yang diperlukan dari seorang pegawai atau calon pegawai diantara 1000 pegawai yang ada.
Dalam ruang lingkup sekolah, database sangat dibutuhkan, terlenih lagi bagi psikolog yang mengatasi anak-anak yang sering bolos disekolah. Dengan database, dapat memudahkan psikolog untuk mencari beberapa anak yang sering bolos di sekolah dari ratusan yang ada.
Dalam database terdapat istilah “attribute” Sebutan untuk mewakili sebuah entity (Suatu kumpulan orang, tempat, kejadian, aktifitas atau bagian yang terdapat dalam sebuah organisasi atau informasi yang akan direkam). Misalkan, seorang mahasiswa atau siswa dapat dilihat atributnya, misalnya npm, nama, alamat, hobby dan lain-lain. Atribute juga disebut data elemen, data field atau data item. Ini juga merupakan salah satu pemanfaatan data base untuk lingkup Psikologi, karena salah satu bidang profesi Psikologi adalah School Psychologist, misalkan pada suatu organisasi pendidikan terdapat siswa yang sedang mengalami masalah sering terlambat datang kesekolah, maka tugas seorang psikolog adalah mengetahui data awal siswa tersebut yang dimiliki sekolah, setelah itu baru dapat memikirkan langkah atau treatment apa yang baik digunakan. Dan masih banyak lagi pemanfaatan yang dapat dirasakan dengan penggunaan data base lainnya, dalam bidang Psikologi maupun bidang lainnya.

DAFTAR PUSTAKA


Santoso, S & Susanto, B. 2000. Aplikasi Access dalam Pengolaan Data Personalia. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.

http://arum05.wordpress.com/2011/04/27/manfaat-database-dalam-psikologi/

http://ageng05.blogspot.com/2011/04/kaitan-database-dengan-psikologi.html

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/manfaat-database/

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/04/database-dan-psikologi/

http://shantiwidyakusuma.blogspot.com/2010/11/penjelasan-data-dan-peranan-database.html

http://ninda-psikologi.blogspot.com/2011/04/sip-data-base-dan-psikologi.html

Selasa, 17 November 2015

Kamis, 12 November 2015

Tugas Penullisan SIM 1
1.     Manfaat,kendala dan strategi perdagangan elektrik atau e-commerce.

Manfaat dari Perdagangan Melalui Elektronik.
Perusahaan-perusahaan atau organisasi yang ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik untuk mencapai perbaikan di seluruh orgnaisasi. Perbaikan tersebut diharapkan menghasilkan tiga (3) manfaat utama :
• Pelayanan pelanggan meningkat;
• Hubungan dengan pemasok & masyarakat keuangan meningkat;
• Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat.
Manfaat-manfaat tersebut berkontribusi pada stabilitas keuangan perusahaan dna memungkinkannya untuk bersaing dengan lebih baik dalam dunia bisnis yang semakin terikat untuk menggunakan teknologi komputer.
Kendala Perdagangan Melalui Jaringan Elktronik.

Tidak semua perusahaan ikut dalam perdagangan melalui jaringan elektronik. Hal tersebut dilakukan dengan alas an kehati-hatian setiap perusahaan yang ada, dengan kendala sebagai berikut :
• Biaya tinggi
• Masalah keamanan
• Perangkat lunak yang belum amapan atau tersedia
Ketika para eksekutif memutuskan bahwa manfaat yang diantisipasi melebihi kendalanya dan membuat keputusan untuk melangkah. Adapun langkah utamanya yaitu dengan melakukan pemilihan srategi, metodologi dan teknologi yang terbaik.
Strategi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik.

Rencana bisnis strategis mewujudkan komitmen untuk menggunakan perdagangan melalui jaringan elektronik guna mencapau keunggulan kompetitif. Perusahaan pertama-tama melakukan atau mengumpulkan intelijen bisnis sehingga dapat memahami peran potensial yang dilakukan setiap elemen lingkungan. Kemudian muncul komitmen untuk membentuk suatu sistem antar organisasi (inter-organizational system – IOS) melalui pertukaran data elektronik (electronic data interchange – EDI). IOS dicapai dengan mengikuti siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) atau melakukan rancang ulang bisnis proses (business process renggineering). Hasilnya adalah sistem berorientasi jaringan dang meggunakan sambungan langsung, jaringan bernilai tambah, internet atau komninasi.




2.     Model Sistem Umum Peusahaan
Pengertian model
Model adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra computer)
Terdapat tiga jenis model diantaranya :
1.    Model Fisik
Adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi. Model fisik berukuran lebih kecil dari aslinya dan biasanya yang digunakan dalam dunia bisnis berupa prototype model baru. Pusat perbelanjaan dan pembuat mobil dapat membuat sejumlah perubahan dengan lebih murah melalui rancangan model fisik mereka dibandingkan dengan produk akhir.

2.    Model Naratif
Adalah penggambarkan entitas secara lisan atau tulisan. Semua komunikasi bisnis adalah model naratif, sehingga model naratif merupakan model yang paling popular

3.    Model Grafik
Adalah model yang mewakili entitasnya dengan menggunakan garis, simbol & bentuk dengan sedikit penjelasan naratif. Misalnya laporan keuangan ditambah dengan grafik berwarna untuk meperjelas,

Terdapat tiga kegunaan model diantaranya :
1.     Mempermudah Pengertian
          Suatu model pasti lebih sederhana daripada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan secara sederhana.

2.     Mempermudah Komunikasi
          Suatu model digunakan karena pada umumnya setelah pemecahan masalah manajer akan mengkomunikasikan baik hasil maupun keputusan kepada pihak-pihak yang terhubung, maka model system sangat dugunakan agar mempermudah jalur komunikasinya.

3.     Memperkirakan Masa Depan
          Khususnya dalam model matematika, model ini dapat memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan,namun tidak seratus persen akurat. Karena banyak data yang dimasukkan ke dalam model biasanya didasarkan atas berbagai asumsi, manajer juga harus menggunakan pertimbangan dan intuisi untuk mengevaluasi model.
3. Pendekatan Sistem
A.      Pengertian

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berintraksi untuk mencapai suatu tujuan. Pendekatan sistem adalah serangkaian tahapan tahapan pemecahan masalah yang setiap langka di pahami dan menghasilkan sebuah solusi alternatip  di pertimbangkan dan solulusi yang di pilih dapat di terapkan
Di dalam sebuah perusahaan manajer  berperan penting dalam pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.sistem konseptual adalah suatu sistem pemecahan masalah yang terdiri dari manajer ,informsi dan standart.2 elemen yang lain masuk dalam peroses perubahan masalah menjadi solusi (solusi alternatif dan kendala).

B.       Tahapan pemecahan masalah dengan menggunakan pendekatan sistem
1.      Usaha Persiapan
a.       Memandang perusahaan sebagai suatu sistem.
b.      Mengenal sistem lingkungan.
c.       Mengidentifikasi subsistem perusahaan.
2.      Usaha Definisi
a.       Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem.
Tujuannya : - mengidentifikasi tingkat sistem tempat persoalan berada.
                   - Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu:
       a). Mengevaluasi standar.
       b). Membandingkan output dengan standar.
       c). Mengevaluasi manajemen.
       d). Mengevaluasi pemroses informasi.
       e). Mengevaluasi input dan sumber daya input.
       f). Mengevaluasi proses.
      g). Mengevaluasi sumber daya output.

3.      Usaha Pemecahan    
a.       Pertimbangan alternatif yang layak.
b.      Mengevaluasi berbagai solusi alternatif.
c.       Memilih solusi terbaik.
d.      Menerapkan solusi.
e.       Memastikan bahwa solusi tersebut efektif.

C.       Pendekatan sistem dalam pemecahan masalah dan membuat keputusan
(SISTEM INFORMASI MANAJEMEN)
1.      Pemecahan masalah
Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya.
2.      Pengambilan keputusan dan pemecahan masalah
Pengambilan keputusan adalah tindakan memilih strategi/ aksi yang diyakini manajer akan memberikan solusi terbaik atas masalah tersebut. Salah satunya kunci pemecahan masalah adalah mengidentifikasikan berbagai alternatif keputusan.
3.      Pendekatan sistem
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermulai dari John dewey, seorang profesor filosofi dari colombia university. Ia mengidenfikasikan tiga seri penelitian yang terlibat dalam memecahkan suatu kontroversi secara memadai.
a.       Mengenali kontroversi
b.      Menimbang klaim alternatif
4.      Membentuk penilaian
Serangkaian langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa maslah itu pertama-tama dipahami ,solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
Langkah-langkahnya adalah sbb:
1.    Usaha persiapan = mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem.
2.        Usaha definisi = mencakup mengidentifikasi masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
3.        Usaha solusi = mencakup mengidentifikasi berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih satu yang tampak terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat menindaklanjuti untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.

5.      Merasakan masalah
Manajer dapat dibagi dalam tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan masalah (problem solving styles) mereka, yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
a.       Penghindar masalah (problem avoider)
manajer ini mengambil sikap positif dan menganggap bahwa semua baik-baik saja. Ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi atau menghindarinya sepanjang perencanaan.
b.      Pemecah masalah (problem solver)
manajer ini tidak mencari masalah juga tidak menghalanginya. Jika timbul suatu masalah, masalah tersebut dipecahkan.
c.       Pencari masalah (problem seeker)
manajer ini menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.

6.      Mengumpulkan Informasi
a.      Gaya teratur (preceptive style)
manajer jenis ini mengikuti management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.
b.      Gaya menerima (receptive style)
manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain dalam organisasi.
7.      Menggunakan informasi
a.      Gaya sistematik (systematic style)
manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan, misalnya pendekatan sistem.
b.      Gaya intuitif (intuitive style)
manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi
4.  Pengertian arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.
Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.
Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.


Senin, 02 November 2015

1.       PENTINGNYA MANAJEMEN INFORMASI DALAM PERUSAHAAN
1.
1.MANAJEMEN INFORMASI
1.
1.            Manajemen informasi sebagai suatu sumber mempunyai pola yang sama. Manajer bertanggung jawab untuk mengumpulkan data mentah dan memprosesnya menjadi informasi yang dapat digunakan. Ia harus memastikan bahwa orang yang ada dalam perusahaan akan dapat menerima informasi dengan bentuk yang tepat, pada saat yang tepat pula, sehingga informasi tersebut dapat digunakan untuk mendukung proses manajemen. Yang terakhir, manajer harus membuang informasi yang kuno, tidak lengkap, dan salah, dan menggantinya dengan informasi yang dapat digunakan. Semua aktifitas ini disebut manajemen informasi atau Information Management.
1.
1.         Minat terhadap manajemen informasi telah meningkat sejak tahun-tahun terakhir ini, yaitu tidak hanya dalam dunia bisnis, namun juga di semua bidang dimana sumber dikelola. Dua alasan utama mengenai hal ini adalah: karena meningkatnya kekompleksan tugas manajemen dan keinginan untuk menggunakan peralatan pemecahan masalah yang lebih baik.
1.
2.       PERANAN MANAJER DALAM PENGELOLAAN MANAJEMEN Manajer adalah seorang yang memiliki tanggung jawab seluruh bagian pada suatu perusahaan atau organisasi. Manajer memimpin beberapa unit bidang fungsi pekerjaan yang mengepalai beberapa. Pada perusahaan yang berskala kecil mungkin cukup diperlukan satu orang manajer umum, sedangkan pada perusahaan atau organisasi yang berkaliber besar biasanya memiliki beberapa orang manajer umum yang bertanggung-jawab pada area tugas yang berbeda-beda.Tingkatan manajer.Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). Berikut ini adalah tingkatan manajer mulai dari bawah ke atas Manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen,atau mandor (foreman) Manajemen tingkat menengah (middle management), mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi. Manajemen puncak (top management), dikenal pula dengan istilah executive officer. Bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (Chief Executive Officer), CIO (Chief Information Officer), dan CFO (Chief Financial Officer). Meskipun demikian, tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan dengan permintaan pekerjaan. 2Etika manajerialEtika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka. Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin: Perilaku terhadap karyawan·Perilaku terhadap organisasiPerilaku terhadap agen ekonomi lainnya3.Pengertian Konflik OrganisasiMenurut Baden Eunson (Conflict Management, 2007,diadaptasi), terdapat beragam jenis konflika)Konflik vertikal yang terjadi antara tingkat hirarki,seperti antara manajemen puncak dan manajemen menengah, manajemen menengah dan penyelia, dan penyelia dan subordinasi. Bentuk konflik bisa berupa bagaimana mengalokasi sumberdaya secara optimum, mendeskripsikan tujuan, pencapaian kinerja organisasi, manajemen kompensasi dan karir. b) Konflik Horisontal, yang terjadi di antara orang-orang yang bekerja pada tingkat hirarki yang sama di dalam perusahaan. Contoh bentuk konflik ini adalah tentang perumusan tujuan yang tidak cocok, tentang alokasi dan efisiensi penggunaan sumberdaya, dan pemasaran. c)      Konflik di antara staf lini, yang terjadi di antara orang-orang yang memiliki tugas berbeda. Misalnya antara divisi pembelian bahan baku dan divisi keuangan. Divisi pembelian mengganggap akan efektif apabila bahan baku dibeli dalam jumlah besar dibanding sedikit-sedikit tetapi makan waktu berulang-ulang. Sementara divisi keuangan menghendaki jumlah yang lebih kecil karena terbatasnya anggaran. Misal lainnya antara divisi produksi dan divisi pemasaran.
3.       - Fokus Data (SIA)
 Nama yang diberikan untuk aplikasu akuntansi berbasis komputer adalah pengolahan data elektronik atau electronic data processing (EDP). Contoh:Digunakan untuk menggambarkan sistem yang memproses aplikasi pengolahan data perusahan
- Fokus Informasi (SIM)
Dengan berkembangnya tekhnologi komputer yang memiliki kemampuan proses yang lebih cepat,maka muncul konsep sim yang menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen di setiap area fungsional dan level aktifitasnya
DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dibuat manajer. Manajer tersebut dapat berada dibagian manapun dan dalam area fungsional apapun.
- Fokus pada Komunikasi (Otomisasi Kantor)
Otomisasi kantor  atau office automationn (OA) memudahkan komunikasi dan meningkatkan prokdutifitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan.
- FokusKonsulasi (Sistem Pakar)
Sistem pakar atau expert system (ES) adalah suatu sistem yang berfungsi sebagai seorang spesialis dalam suatu area. Sebagai contoh,sistem pakar dapat menyediakan bagi seorang manajer sebagian bantuan yang sama seperti yang diberikan oleh seorang konsultan manajemen.


Minggu, 04 Oktober 2015

SIA



Jelaskan apa yang dimaksud SIA (sistem informasi akuntansi)
Suatu kombinasi yaitu mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa, mengkomunikasikan serta pengambilan keputusan untuk memproses data akuntansi atau keuangan lalu mengubahnya menjadi informasi yang dibutuhkan perusahaan.

2.     Jelaskan peranan SIA dalam rantai nilai ( value chain)
a.     Inbound logistics
Penerimaan,penyimpanan,pendistribusian bahan-bahan baku yang digunakan baik oleh perusahaan maupun organisasi untuk menghasilkan suatu produk yang dapat digunakan dan dijual.
b.    Operasi
Segala aktivitas yang mengubah masukan  menjadi produk  sudah jadi maupun jasa  yang dapat digunakan.
c.      Outbond logistics
Aktivitas yang melibatkan jasa atau distribusi dari pihak lain untuk mengantarkan produk yang sudah jadi ke pelanggan.
d.    Pemasaran dan Penjualan
Aktivitas yang  berhubungan dengan pemesanan ,pembelian ataupun penjualan suatu produk dari perusahaan maupun dari organisasi.
e.      Pelayanan
Memberikan pelayanan dalam penjualan produk kepada para pelanggan.

3.     Jelaskan perbedaan E-bisnis dengan E-commerce
E-bisnis adalah kegiatan bisnis untuk menjalin relasi atau kerja sama dengan konsumen,bertukar dataatau informasi mengenai bisnis dalam satu atau lebih perusahaan dengan menggunakan teknologi elektronik seperti internet.
E-commerce adalah suatu kegiatan komersial dengan proses penjualan,pembelian,pelayanan serta berbagai macam informasi tentang produk melalui sistem elektronik seperti  jaringan internet.
Sedangkan perbedaan e-bisnis dengan e-commerce diantaranya sebagai berikut:
a.     Tujuan e-commerce adalah  money oriented berorientasi pada pendapatan atau pertukaran uang dalam transaksi sedangkan e-bisnis  berorientasi lebih kepada kepentingan jangka panjang seperti pelayanan,kepercayaan terhadap konsumen,relasi antar pembisnis,dan penanganan masalah lain nya.
b.     Transaksi yang ada dalam e-commerce pada dasarnya melibatkan transfer,penyerahterimaan kepemilikan produk atau jasa yang ditawarkan hanya sebatas itu sedangkan e-bisnis lebih kepada berbagai aspek yang mencangkup nya diluar dari transaksi seperti transfer atau penyerahterimaan.
c.      E-bisnis lebih luas cakupannya  sedangkan e-commerce hanya bagian dari e-bisnis itu sendiri.
Namun tentu saja e-commerce bagian yang tak terpisahkan  dari bagian e-bisnis karena satu sama lainya saling berhubungan dan mempunyai keterkaitan satu sama lain nya keduanya merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan dan berbagai transaksi bisnis melalui online marketing dan juga sebagai sarana mempromosikan melalui media internet dan pada akhirnya dapat menguntungkan pihak perusahaan atau pun konsumen.
4.     Jelaskan ancaman-ancaman yang terjadi pada SIA (sistem informasi akuntansi)
a.     Ancaman bencana alam :
·        Banjir, kebakaran, gempa bumi, badai angin.
b.     Ancaman politik :
·        Kisruh politik, perang.
c.      Ancaman kesalahan pada software dan tidak berfungsi nya peralatan :
·        Kerusakan pada software
·        Kegagalan hardware
·        Kegagalan sistem operasi
·        Gangguan fluktuasi listrik
·        Kesalahan pengiriman data
d.     Ancaman tindakan yang tidak sengaja  atau kecerobohan :
·        Kesalahan tidak sengaja karena teledor
·        Kecelakaan human error
·        Kehilangan atau salah meletakan
·        Kesalahan logika.
e.      Ancaman tindakan disengaja :
·        Penggelapan
·        Penipuan
·        Sabotase.

5.     Jelaskan tentang Sistem Audit Informasi berorientasi komputer
Audit Sistem Informasi adalah sebuah proses yang sistematis dalam mengumplkan dan mengevaluasi bukti-bukti untuk menentukan bahwa sebuah sistem informasi berbasis komputerputerisasi  yang digunakan telah menetapkan dan menerapkan sistem pengendalian interen yang memadai ,semua aktiva dilindungi dengan baik sehingga tidak disalahgunakan serta terjaminnya mutu dan integritasnya suatu data, kehandalan serta efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan sistem informasi berbasis komputer oleh organisasi telah dapat mencapai tujuannya.

Dimana pengertian audit itu sendiri adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi.
Sedangkan tujuan dari audit SIA itu sendiri untuk mengevaluasi sejauhmana pengendalian internal yang melindungi sistem tersebut.




Sumber : http://dewi-pertiwie.blogspot.co.id/2015/10/sia-sistem-informasi-akuntansi.html